Wisata Rembangan Jember – Jawa Timur

PROFIL WISATA REMBANGAN

Salah satu obyek wisata di kota Administratif Jember yang belum begitu dikenal orang yaitu obyek wisata Rembangan tepatnya terletak didesa Kemuninglor Kecamatan Arjasa Jember . Daerah ini dapat dikatakan sebagai tempat peristirahatan yang berhawa sejuk dan segar, disamping itu juga tersedia sarana akomodasi, restoran, tempat bermain anak dan lainnya. Hawa sejuk mulai terasa saat memasuki lokasi Wisata Rembangan yang terletak 15 kilometer (km) dari utara Kota Jember, Jawa Timur. Berlibur bersama keluarga di puncak Rembangan yang bersuhu sekitar 18 sampai 25 derajat celcius itu merupakan salah satu pilihan tepat, karena selain berhawa sejuk, obyek wisata itu memiliki panorama yang sangat indah.

Keberadaan kawasan ini sebenarnya sudah lama. Tempat ini dibangun pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1937. Dalam catatan sejarah, penggagas dan pelopor pembangunan tempat itu adalah Mr Hofstide, salah seorang penanggung jawab perkebunan kopi dan kakao yang dikuasai pemerintah kolonial Belanda di Jember. Selain menjadi tempat beristirahat bagi para pengawas perkebunan, Rembangan dijadikan tempat menginap dan berpelesir para pejabat kolonial dari luar kota yang tengah berkunjung ke Jember. Namun, sejak tahun 1945, kawasan wisata itu telah menjadi aset yang dikelola Pemerintah Kabupaten Jember. Pemerintah Kabupaten Jember sendiri telah banyak memperbaiki kawasan ini, penginapan dan restoran sudah banyak yang direnovasi. Meski banyak bangunan baru, pemerintah Jember tetap mempertahankan beberapa bangunan dasar, seperti fondasi serta tiang kayu jatinya. Suasana kamar hotel memang lebih modern, tetapi letaknya tetap dan tidak mengubah pandangan dari dalam kamar ke luar.

Menuju ke lokasi wisata puncak Rembangan tidaklah sulit. Dari Kota Jember, wisatawan dapat menuju ke arah utara sekitar dua kilo meter (menuju ke arah Bondowoso) setelah berada di kecamatan Patrang, ada petunjuk jalan yang menunjukkan ke arah obyek wisata di sekitar pasar tradisional Baratan. Perjalanan menuju kawasan wisata Rembangan sangat menarik. Di sepanjang perjalanan, udara terasa sejuk. Bukan hanya itu, sebelum mencapai puncak, Anda bisa menjumpai area perkebunan buah naga di kanan-kiri jalan. Kebun seluas 5 hektare ini dikelola Pemerintah Kabupaten Jember. Perkebunan tersebut mulai dibangun pada tahun 2000. Buah naga hanya berbuah setahun sekali. Namun, masa berbuahnya sangat panjang, yakni sejak Januari hingga Mei dan biasanya menjelang tahun baru Imlek, pembelinya membludak.

Jalan beraspal hotmix menuju ke kawasan obyek wisata Rembangan itu bisa dilalui, baik oleh kendaraan roda empat maupun minibus. Arah petunjuk jalan menuju obyek wisata juga sudah terpasang dan jarak dari pasar Baratan menuju ke puncak Rembangan sekitar 10 kilo meter.

Kawasan obyek wisata Rembangan yang terletak di Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur, itu berada di ketinggian 650 mdpl sehingga membuat nyaman bagi wisatawan saat berada di kawasan obyek wisata itu.

Obyek wisata rembangan memiliki luas lahan 13,45 hektare yang terdiri atas hotel, kolam renang (pemandian) dan kebun pisang dan tempat bermain yang terbatas. Biasanya masyarakat Jember dan luar kota Jember menikmati liburan di obyek wisata Rembangan, karena panorama di puncak Rembangan sangat menawan. Pada hari-hari libur, jumlah pengunjung meningkat, baik kunjungan wisata maupun menginap di hotel. Namun tidak selalu penuh kamar di hotel Rembangan. Masyarakat yang berlibur di obyek wisata Rembangan tidak perlu khawatir dengan makanan karena pengelola hotel Rembangan sudah menyiapkan makanan khas obyek wisata Rembangan yakni pisang agung goreng keju dan teh jahe. Anda bisa menikmati pisang keju yang sangat lezat dan teh jahe yang spesial di Rembangan. Menurut salah seorang karyawan di Rembangan teh jahe  adalah minuman khas Rembangan yang merupakan racikan sendiri dengan komposisi yang tepat sehingga rasanya sangat nikmat. Hotel dan restoran Rembangan sudah diperindah dengan nuansa yang asri sehingga pengunjung bisa menikmati dengan nyaman dan merasa betah di puncak Rembangan.

Tarif di hotel Rembangan sangat bervariasi sehingga pengunjung bisa memilih. Hotel Rembangan memiliki 42 kamar dengan tarif yang bervariasi, dari Rp125 ribu hingga Rp225 ribu per-malam, namun ada “suite room” untuk keluarga yang di dalamnya ada tiga kamar keluarga dengan tarif Rp1 juta hingga Rp1.250 juta per-malam. Selain sebagai tempat wisata, tempat ini merupakan tempat favorit untuk acara pertemuan organisasi atau lembaga swasta/pemerintah. Dua buah ruang pertemuan dengan kapasitas 200 hingga 500 orang tersedia di lantai dua hotel itu. Untuk aula kecil, pengelola mematok tarif Rp 300 ribu. Sedangkan aula besar dipatok dengan tarif Rp 600 ribu sehari semalam. “Terkadang beberapa instansi pemerintah dan swasta mengadakan acara pertemuan di “ballroom” atau ruang pertemuan untuk rapat atau koordinasi.

 

ASPEK PENAWARAN

  1. 1.      Daya tarik
    1. a.      Perternakan Sapi Perah
    2. b.      Perkebunan Kopi Rayap Jember
    3. c.       Perkebunan Buah Naga
    4. d.      Dikala malam dapat melihat panorama kota jember di lembah yang tertutup awan tipis
    5. e.       Hawa pegunungan yang masih sejuk.

 

  1. 2.      Fasilitas
    1. a.      Jalan aspal hotmixed ke lokasi
    2. b.      2 unit kolan renang engan kelebihan sumber air dari mata air pegunungan
    3. c.       Hotel terdiri dari kamar Mawar, Dahlia, Melati dan Suit Room
    4. d.      Terdapat dua aula, kapasitas maksimal 250 orang
    5. e.       Restoran dengan bangunan masih asli sejak jaman Belanda
    6. f.       Playground
    7. g.      Mushola
    8. h.      Area parkir yang luas
    9. i.        Lapangan tenis
    10. j.        Gazebo
    11. k.      Listrik / air
    12. l.        Areal perkemahan
    13. m.    Areal sepeda gunung
    14. n.      Asuransi oleh Jasa Raharja Putera bagi pengunjung dan Jamsostek bagi karyawan.
    15. o.      Tarif :       – Dewasa Rp 5.000,-

-Anak-anak Rp 3.000,-

-Motor Rp 1.000,-

-Mobil Rp 3.000,-

 

  1. 3.      Transportasi

Umumnya dapat menggunakan kendaraan pribadi (roda dua dan roda empat). Namun tidak disarankan menggunakan bus karena medannya yang sulit (jalan sulit dan penuh tanjakkan).

  1. Kelembagaan

HUMAS/FO

Restoran dan Toko

PORTAL (Karcis)

Umum dan Kebun

KEPALA UPT

Keterangan :

Saat ini dikepalai oleh, Bpk. Eko dan memiliki karyawan dengan jumlah 47 orang ( 45 orang pekerja lepas dan 2 orang PNS)

 

Pengembangan manajemen pariwisata rembangan

Dalam jangka waktu ke depan wisara rembangan akan melakukan beberapa hal guna menarik perhatian pengunjung antara lain :

  • Pengembangan agrobisnis dengan penambahan jenis tanaman agro (durian,cengkeh, jeruk, pepaya)
  • Penambahan fasilitas-fasilitas permainan anak (outbond anak, pembentukan waterpark atau waterboom)
  • Memaksimalkan agrobisnis yang sudah berjalan (buah naga dan pisang)

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s